Tujuan Organisasi bagi Mahasiswa, Cari Tau, Yuk!

cover 1

Perkuliahan sudah mulai berjalan setelah libur semester yang cukup panjang, bagaimana dengan kegiatan organisasi mahasiswa di kampus kamu? Apa tujuan organisasi mahasiswa itu sendiri?

Baca Juga: Fresh Graduate Wajib Punya 7 Skills Ini, Biar CV Dilirik HRD

Saat mulai memasuki dunia perkuliahan, biasanya banyak kampus yang memperkenalkan berbagai jenis kegiatan mahasiswa kepada mahasiswa baru. Kegiatan menarik di kampus: pertukaran pelajar, sukarelawan, magang, organisasi, lomba, ekstrakurikuler.

Dengan mengikuti kegiatan mahasiswa di kampus, secara tidak langsung kamu sudah mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Banyak perusahaan yang akan menilai calon kandidat dari aktif atau tidaknya mereka di program atau organisasi kampus saat masih berkuliah.

Jadi, penting enggak sih kalau kamu mengikuti kegiatan mahasiswa di kampus atau organisasi tersebut? Kita kupas tuntas di ulasan berikut ini, yuk!

Tujuan Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus

organisasi mahasiswa
Foto dari Freepik

Kebanyakan mahasiswa baru menganggap bahwa ikut kegiatan mahasiswa di kampus hanya akan membuang waktu, tenaga, serta memecah konsentrasi belajar. Selain itu, banyak mahasiswa yang bermimpi IPK tinggi, lulus cepat, cumlaude, sehingga mereka menganggap tujuan organisasi itu tidak ada sama sekali.

Padahal, ikut kegiatan mahasiswa di kampus itu sangat penting, loh. Kamu jadi punya pengalaman dan pengetahuan berorganisasi yang sangat berguna pada saat bekerja nanti. Kamu juga bisa menambah relasi dengan teman satu organisasi, yang nantinya bisa berbagi ilmu lainnya.

Lalu, langkah-langkah apa saja yang bisa kamu lakukan sebelum memantapkan hati mengikuti kegiatan mahasiswa di kampus? 

1. Buat Daftar serta Tujuan tiap Organisasi Mahasiswa

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat daftar kegiatan mahasiswa di kampus, tentunya hanya yang menarik perhatianmu, ya. Misalnya, kamu sangat berminat untuk bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), atau Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). 

Tetapi, karena ingin berkontribusi di kampus lewat kegiatan keagamaan, kamu juga ingin mengikuti Lembaga Dakwah Kampus (LDK). Ketiganya bukan pilihan yang mudah, terlebih dalam hal membagi waktu berorganisasi dan belajar. Maka sebaiknya kamu membuat daftar dari ketiganya, dan mulai mempertimbangkan banyak hal.

Kamu bisa menentukan dari ketiga organisasi tersebut yang paling berpotensi untuk menjadi tempat kamu bergabung, berkontribusi, dan belajar banyak hal di dalamnya.

2. Hadiri Acara Organisasi Mahasiswa

Jika membuat daftar dari satu atau lebih kegiatan mahasiswa di kampus terasa masih kurang untuk menjadi bahan pertimbangan, maka kamu juga bisa menghadiri acara dari beberapa organisasi yang berbeda tersebut.

Kamu enggak perlu khawatir karena acara tersebut biasanya bersifat umum, sehingga mahasiswa dari fakultas apa saja boleh ikut hadir. Saat berada dalam acara, kamu bisa mempelajari jenis kegiatan yang ada, tujuan serta manfaat, bahkan visi dan misi mereka yang apakah akan selaras jika kamu bergabung.

Selain itu, penting juga agar kamu mencari tahu sejarah terbentuknya organisasi tersebut. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui bagaimana pentingnya organisasi tersebut dalam komunitas sosial di sekitarnya, dan apakah hal tersebut layak untuk kamu ikuti.

3. Temui Anggota dari Setiap Organisasi Mahasiswa

Setelah mengikuti kedua langkah di atas, enggak ada salahnya juga kalau ingin menemui anggota dari setiap organisasi tersebut, terlebih kalau kamu sudah sempat menghadiri acara kegiatan mahasiswa yang pernah terselenggara, setidaknya pasti pernah bertatap muka dan mengenali anggota walau hanya sekilas.

Dengan menemui sebanyak mungkin anggota dari setiap organisasi, kamu bisa lebih mengenal mereka satu per satu lebih dalam, bisa mengetahui program kerja yang sudah pernah ada, hingga prestasi yang pernah masing-masing organisasi raih. Bakal jadi pertimbangan yang lebih menarik lagi, bukan?

Baca Juga: Rekomendasi Laptop Gaming Terbaik di 2022!

4. Buat Daftar Pro dan Kontra untuk Setiap Organisasi Mahasiswa

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan sebagai bahan pertimbangan mengikuti kegiatan mahasiswa di kampus adalah membuat daftar pro dan kontra untuk setiap organisasi tersebut.

Sederhana saja saat membuatnya, misal tiga organisasi yang kamu minati dan sudah pernah menghadiri acara organisasinya, maka tulislah bagian kelebihan dan kekurangannya, dan mulai menimbang-nimbang yang mana yang sesuai dengan keinginan hati kamusendiri.

Enggak ada salahnya juga menanyakan saran atau pendapat dari orang tua setelah membuat daftar pro dan kontra yang sudah kamu buat. Karena konsekuensi mengikuti organisasi kampus adalah tugas dan tanggung jawab yang bisa saja menyita waktu selain belajar di kelas, sehingga perlu berkomunikasi dengan orang tua.

5. Sesuaikan dengan Passion dan Value

Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan sebelum memantapkan hati pada suatu pilihan di kampus adalah dengan menyesuaikannya dengan passion dan value yang kamu miliki.

Banyak sekali organisasi kampus yang berdiri sesuai passion dan value dari sekumpulan orang yang sama. Passion dan Value tersebut terdiri dari berbagai bidang, seperti olahraga, kerohanian, kesenian, dan lain sebagainya.

Ada baiknya memang bergabung dengan organisasi kampus yang sesuai dengan minat dan bakat diri masing-masing. Hal ini akan membantu kamu untuk mengasah bakat yang sudah ada, dan pastinya akan mendatangkan manfaat bagi diri sendiri.

Baca Juga: Rekomendasi Film Berdasarkan 5 Jurusan Kuliah!

Itulah langkah-langkah penting yang bisa kamu lakukan sebelum memantapkan hati pada suatu kegiatan. Apakah kamu sudah kepikiran mau ikut kegiatan mahasiswa yang mana?

Nah, selain memberi informasi terkait kegiatan mahasiswa di kampus, kami juga akan memberikan referensi pilihan pembiayaan dana pendidikan, yaitu Edufund, biar kamu jadi lebih mudah meraih impian di bangku pendidikanmu.

Pilihan Utama Pembiayaan Dana Pendidikan

banner organisasi mahasiswa

Punya impian dalam menempuh pendidikan tanpa mengalami hambatan keuangan tentu bukan menjadi sebuah mimpi lagi, sebab kini ada Edufund yang menawarkan solusi pembiayaan dana pendidikan. Pelajar dan pekerja di Indonesia pun bisa mendapatkan akses pembiayaan pendidikan formal serta informal dengan persyaratan yang mudah dengan harga terjangkau.

Edufund merupakan perusahaan finansial berbasis teknologi yang membantu untuk memberikan akses pendanaan pendidikan, yang tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Kamu enggak perlu khawatir karena Edufund telah berizin dan mendapat pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Edufund memang pilihan tepat bagi kamu yang menginginkan solusi dana pendidikan. Kamu jadi makin semangat belajar karena ada Edufund, ‘kan? Makanya, jangan sampai ketinggalan update dari Edufund, dan ajukan pembiayaan dana pendidikanmu, sekarang!

Artikel Terkait

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli: Manfaat dan Tips Menjadi Wirausahawan

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli: Manfaat dan Tips Menjadi Wirausahawan

Kewirausahaan merupakan salah satu istilah yang sering kita dengar, terutama dalam dunia bisnis. Namun, apa sebenarnya pengertian kewirausahaan menurut para ahli? Pengertian kewirausahaan menurut para ahli Berikut adalah beberapa pengertian

Rumus Lengkap Sudut Istimewa Trigonometri dengan Contoh Soal

Rumus Lengkap Sudut Istimewa Trigonometri dengan Contoh Soal

Sudut istimewa trigonometri adalah konsep penting yang berhubungan dengan nilai-nilai trigonometri dari sudut-sudut tertentu yang memiliki ukuran yang spesifik. Dalam matematika, kita seringkali berurusan dengan sudut-sudut tertentu seperti 0 derajat,

7 Skills Wajib Fresh Graduate, Biar CV Dilirik HRD

7 Skills Wajib Fresh Graduate, Biar CV Dilirik HRD

“Kira-kira, apa saja, ya, skill yang fresh graduate wajib miliki agar mendapatkan pekerjaan?” Mungkin pertanyaan ini muncul saat kamu sedang berusaha melamar pekerjaan di sebuah perusahaan setelah berhasil menyelesaikan pendidikan.

Mengejar Karir yang Lebih Baik: Capai Tujuan Magang yang Efektif

Mengejar Karir yang Lebih Baik: Capai Tujuan Magang yang Efektif

Kuliah tidak hanya sebatas belajar di dalam ruangan kelas untuk menyerap ilmu dari dosen, atau untuk menjalin hubungan pertemanan dan mengikuti organisasi kampus. Akan tetapi, saat berkuliah, terdapat juga program